Jurnal Umum
Jurnal Umum
Karya : Helmanika
Kata jurnal umum sebenarnya berasal dari bahasa Perancis “jour” yang artinya hari. Jurnal umum adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat sejumlah transaksi keuangan yang muncul dalam periode waktu tertentu. Jurnal umum juga bisa diartikan sebagai buku harian yang digunakan perusahaan yang didalamnya berisi catatan transaksi yang terjadi secara keseluruhan. Jurnal umum biasanya lebih tepat untuk digunakan dalam perusahaan jasa.
Fungsi Jurnal Umum
Fungsi Historis
Fungsi historis artinya jurnal umum bisa digunakan sebagai sebuah catatan yang di dalamnya mencatat bukti transaksi keuangan secara berurutan sesuai dengan tanggal terjadinya transaksi.
Fungsi Mencatat
Selama ini jurnal umum dimanfaatkan sebagai media untuk mencatat transaksi keuangan yang terjadi di dalam perusahaan secara terperinci dan lengkap.
Fungsi Analisis
Jurnal umum juga berfungsi untuk menganalisis transaksi dan menentukan akun mana yang harus didebit ataupun yang harus dikredit.
Fungsi Instruktif
Fungsi instruktif artinya memberi perintah untuk memposting ke buku besar, baik yang didebit ataupun yang dikredit sesuai hasil analisis dalam jurnal.
Fungsi Informatif
Yang terakhir, jurnal umum juga berfungsi untuk memberikan keterangan seputar transaksi keuangan yang terjadi didalam perusahaan secara jelas dan apa adanya.
Manfaat Jurnal Umum
Untuk mengetahui apakah akan menimbulkan penambahan atau penguranmgan suatu akun.
Untuk mengetahui jumlah saldo yang akan dicatat pada satu atau lebih akun.
Untuk melihat keseimbangan saldo antara sisi yang didebit dan sisi yang dikredit.
Bisa dibuat tanda atau referensi untuk mengetahui apakah suatu transaksi sudah diposting ke buku besar atau belum.
Prinsip Dasar Pembuatan Jurnal Umum
1.Proses identifikasi bukti transaksi keuangan yang terjadi pada suatu perusahaan, seperti, memo, kuitansi, nota, invoice, dan lain-lain.
2.Mengidentifikasi akun yang mengalami pengaruh terhadap transaksi yang terjadi dan mengklasifikasikannya dalam jenis utang, harta, atau modal.
3.Menentukan pengurangan atau penambahan terhadap akun yang berhubungan dengan transaksi.
. 4.Mengategorikan kredit atau debit akun yang berhubungan dengan transaksi.
. 5.Membuat catatan transaksi ke dalam bentuk jurnal berdasarkan bukti transaksi yang ada.
Contoh Jurnal Umum
1 Mei: Tn. MAMAT menyetor uang pribadi ke dalam perusahaan “MAMAT TAILOR” sebagai modal awal usaha jahit sebesar Rp 4.000.000,- Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 4.000.000,- (Debet)
Modal Tn. Ali Bertambah Rp 4.000.000,- (Kredit)
Tanggal
Nama Akun
Referensi
Debet
Kredit
1 Mei
Kas
4000000
Modal
4000000
2 Mei: Disewa sebuah ruko untuk usaha jahit dengan membayar Rp 1.200.000,- untuk 6 bulan. Analisis transaksi :
Harta perusahaan dalam bentuk Sewa Dibayar Dimuka bertambah Rp 1.200.000,- (Debet)
Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 1.200.000,- (Kredit)
Tanggal
Nama Akun
Referensi
Debet
Kredit
2 Mei
Sewa Dibayar Di Muka
1200000
Kas
1200000
Jurnal umum secara utuh
31 Desember:
Per 31 Mei 2006
ALI TAILOR
Tanggal
Nama Akun
Referensi
Debet
Kredit
1 Mei
Kas
4000000
Modal
4000000
2 Mei
Sewa Dibayar Di Muka
1200000
Kas
12000000
Komentar
Posting Komentar